Sunday, April 3, 2011

Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), KEMENTERIAN AGAMA RI

KEMENTERIAN AGAMA RI
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM
Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3 – 4
Telp.: 3811642, 3811654, 3812216, 3812679, 3811214, 3811810
JAKARTA
Diberitahukan bahwa Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI akan menyelenggarakan: “Seleksi Calon Peserta Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Tahun 2011″. Sehubungan dengan itu disampaikan hal-hal sebagai berikut:
1. Dalam rangka meningkatkan akses pendidikan tinggi dan kualitas pendidikan Islam bagi santri berprestasi, Kementerian Agama RI, bermaksud menjaring santri terbaik di kelas III pada Madrasah Aliyah (MA), SMA, SMK, Diniyah Ulya (Mu’adalah), dan Pendidikan Kesetaraan Paket C yang diselenggarakan oleh pondok pesantren untuk mengikuti program pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).
2. Pendaftaran seleksi akan dimulai pada tanggal 1 s/d 23 April 2011 di Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi se-Indonesia.
3. Tes seleksi akan dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 2011 di 33 Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi.
4. Dimohon kepada Saudara untuk menginformasikan kepada pimpinan pondok pesantren yang ada di wilayah saudara.
5. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Panitia Seleksi PBSB Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI. dengan nomor telepon 021-3811810 atau melalui website http://www.pondokpesantren.net atau www.ditpdpontren.com.
Pendaftaran bagi santri yang ingin mengikuti Seleksi Calon Peserta PBSB dilakukan pada Kanwil Kementerian Agama yang ditunjuk sebagai pelaksana seleksi, dengan ketentuan dan prosedur pengajuan sebagai berikut :
1. Ketentuan Umum
a. Berstatus sebagai santri aktif-mukim dan belajar/nyantri di pondok pesantren sekurangkurangnya selama 3 (tiga) tahun berturut-turut pada pondok pesantren yang sama.
b. Pada saat mendaftar berumur tidak lebih dari 20 tahun, terhitung tanggal 1 Juni 2011
c. Bagi santri yang berasal dari pendidikan pada Pendidikan Diniyah Tingkat Ulya (Pondok Pesantren Muadalah), dan Pendidikan Kesetaraan Paket C pada pondok pesantren, Pada saat mendaftar berumur tidak lebih dari berumur 22 tahun, terhitung tanggal 1 Juni 2011.
d. Saat mendaftar masih tercatat sebagai siswa/i tingkat akhir pada MA/SMA/SMK pada pondok pesantren atau telah lulus dari Pendidikan Diniyah Tingkat Ulya (Pondok Pesantren Muadalah) dan Pendidikan Kesetaraan Paket C, dimana MA/SMA/SMK/ Pendidikan Diniyah Tingkat Ulya (Pondok Pesantren Muadalah) dan Pendidikan Kesetaraan Paket C tersebut berada dalam satu yayasan dengan pondok pesantren.
e. Memiliki prestasi yang baik selama pendidikan berturut-turut dengan ketentuan sebagai berikut:
- Bagi santri yang berasal dari MA/SMA, rangking 5 besar dikelas selama 5 semester berturut-turut dan memiliki nilai minimal 70 (skala 100) untuk tiap mata pelajaran:
Program IPA : Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, dan Bahasa Inggris.
Program IPS : Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Program Bahasa : Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Antropologi, Sastra Indonesia dan Bahasa Asing lain.
Program Keagamaan : Bahasa Arab, Ilmu Hadist, Ilmu Tafsir, Fiqih, Bahasa Inggris.
- Untuk yang berasal dari SMK, rangking 5 besar dikelas selama 5 semester berturut-turut
- Untuk yang berasal dari Pendidikan Diniyah Tingkat Ulya (Pondok Pesantren Muadalah), rangking 5 besar dikelas selama 6 semester berturut-turut
- Untuk yang berasal Pendidikan Kesetaraan Paket C yang diselenggarakan oleh pondok pesantren, rangking 5 besar dikelas selama 4 semester berturut-turut
f. Diajukan oleh Pimpinan Pondok Pesantren santri yang bersangkutan dengan melampirkan :
- Surat Pengajuan oleh Pondok Pesantren (lihat Lampiran 1 Contoh Surat Pengajuan)
- Formulir Pendaftaran yang telah diisi lengkap (lihat Lampiran 2 Formulir Pendaftaran)
- Pas foto ukuran 4 x 6 cm berwarna latar belakang merah sebanyak 2 lembar
- Salinan rapor semester I s/d V, atau Laporan Kemajuan Akademik yang berlaku, yang telah dilegalisasi (dengan menunjukkan aslinya)
- Surat pernyataan yang telah diisi dan ditandatangani di atas kertas bermaterai (lihat Lampiran 3 Surat Pernyataan Peserta PBSB)
- Salinan/photocopy pembayaran rekening listrik rumah orang tua 3 bulan terakhir berturut-turut. Jika memiliki meteran listrik sendiri atau belum terjangkau jaringan listrik, melampirkan Surat Keterangan yang ditandatangani oleh orang tua/wali dan aparat daerah setempat (Ketua RW atau Lurah/Kades)
g. Sehat jasmani dan rohani, tidak mengidap penyakit kronis/menahun (seperti asma, jantung, kanker dan lain-lain yang dapat mengganggu proses belajar). Setelah dinyatakan lulus seleksi, peserta wajib menyertakan Surat Keterangan Sehat dari dokter Rumah Sakit Pemerintah.
h. Beberapa jurusan/prodi/mayor mensyaratkan bebas buta warna (ketentuan dapat dilihat pada Lampiran 4 Daftar Pilihan Studi). Setelah dinyatakan lulus seleksi, peserta wajib menyertakan serta Keterangan Bebas Buta Warna dari dokter spesialis mata, sesuai ketentuan jurusan/prodi/mayor.
i. Bersedia dikeluarkan dari pencalonan peserta PBSB atau sebagai peserta PBSB apabila terbukti sedang dan/atau pernah menggunakan narkoba.
j. Bersedia dikeluarkan dari pencalonan peserta PBSB apabila tidak lulus dari Ujian Nasional.
k. Bersedia mengikuti program pembekalan dan peningkatan kualitas (pre-university/bridging programme) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI. Calon dinyatakan mengundurkan diri/gugur sebagai peserta PBSB apabila tidak mengikuti preuniversity/ bridging programme
l. Wajib mengabdi di pondok pesantren sekurang-kurangnya selama 3 (tiga) tahun setelah menyelesaikan studi
m. Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa studi
n. Bersedia untuk mengikuti seluruh kegiatan wajib yang ditujukan sebagai pembinaan, pengembangan diri, monitoring dan evaluasi Peserta PBSB, dinyatakan dengan perjanjian bermaterai antara calon mahasiswa dengan Kementerian Agama RI.
o. Bagi peserta yang dinyatakan lulus dan kemudian mengundurkan diri, pondok pesantren akan diberikan surat teguran, dan kemungkinan tidak diperkenankan mengirimkan santrinya untuk mengikuti seleksi calon peserta PBSB pada tahun berikutnya.
p. Bagi peserta yang dinyatakan lulus sejak tahun pertama wajib tinggal di pondok pesantren.
Khusus peserta PBSB yang studi pada IPB Bogor, ITS Surabaya, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, untuk tahun pertama tinggal di asrama dan selanjutnya wajib tinggal di pondok pesantren terdekat dengan Perguruan Tinggi.
2. Ketentuan Khusus
a. Ketentuan mengenai Pilihan dan Alokasi :
- Peserta seleksi yang berasal dari jurusan IPA berhak memilih pada seluruh program studi/jurusan/mayor yang ditawarkan. Untuk lebih jelasnya lihat Lampiran 4 Daftar Pilihan Studi
- Peserta diberi kesempatan untuk memilih 2 (dua) program studi/jurusan/mayor dalam satu perguruan tinggi yang sama dengan ketentuan harus paralel/konsisten dengan program yang diminati (contoh: peserta seleksi memilih program studi teknik kimia (program IPA) sebagai pilihan pertama, maka pilihan keduanya tidak diperkenankan memilih program studi Sastra Inggris (program IPS) sebagai pilihan kedua)
- Peserta seleksi yang berminat studi pada bidang KEAGAMAAN (Islamic Studies) dapat memilih 2 pilihan studi pada Perguruan Tinggi Agama Islam. (UIN Sunan Kalijaga, IAIN Sunan Ampel dan IAIN Walisongo Semarang)
b. Santri yang berminat untuk studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, selain memenuhi ketentuan di atas, juga harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
- Hafidz (Hafal) Al-Qur’an minimal 10 Juz, dan wajib mengupayakan serta mempertahankan Hafidz Al-Qur’an 30 Juz pada saat menyelesaikan studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
- Hafidz Al-Qur’an 30 Juz merupakan persyaratan kelulusan program S1 peserta PBSB pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
c. Dalam hal Surat Pengajuan oleh pondok pesantren memperhatikan ketentuan sebagai berikut :
- Santri yang berminat studi ke UGM, UNAIR, UPI Bandung, UNRAM, UIN Jakarta, UIN Yogyakarta, IPB, ITS, IAIN Semarang, dan IAIN Surabaya satu pondok pesantren dapat mengajukan maksimal 5 (lima) orang santri terbaiknya.
- Pengajuan santri yang berminat studi ke UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan ITB Bandung atau Universitas Indonesia, satu pondok pesantren dapat mengajukan maksimal 8 (delapan) orang santri terbaiknya.
Pondok pesantren dapat membuat 3 (tiga) kelompok pengajuan:
- Pengajuan untuk peserta yang berminat studi di IPB, UIN Syarif Hidayatullah, ITS, UNAIR, UGM, UPI, UNRAM, IAIN Sunan Ampel, IAIN Walisongo, dan UIN Sunan Kalijaga.
- Pengajuan untuk peserta yang berminat studi di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, ITB, atau Universitas Indonesia.
- Pengajuan untuk peserta yang berminat studi di ITB dan Universitas Indonesia.
d. Bagi yang berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
- Yang dimaksud sebagai SMK Rumpun Eksakta pada Daftar Pilihan Studi adalah :
bidang studi keahlian teknologi dan rekayasa;
bidang studi keahlian kesehatan;
bidang studi keahlian teknologi informasi dan komunikasi;
bidang studi keahlian agribisnis dan agroteknologi;
- Yang dimaksud sebagai SMK Rumpun Non Eksakta pada Daftar Pilihan Studi adalah bidang studi selain yang dinyatakan sebagai SMK Rumpun Eksakta
- Dianjurkan untuk mengambil pilihan studi yang sesuai dengan bidang studi keahlian dan jurusan
e. Bagi yang berasal dari Pendidikan Diniyah Tingkat Ulya (Pondok Pesantren Muadalah) :
- Yang dimaksud Pendidikan Diniyah Tingkat Ulya (Pondok Pesantren Muadalah) adalah pendidikan non formal yang diselenggarakan oleh pondok pesantren dan diakui oleh Kementerian Agama RI.
- Calon peserta seleksi yang berasal dari Pendidikan Diniyah Tingkat Ulya (Pondok Pesantren Muadalah) dapat mengikuti seleksi pada program studi Ilmu Falak IAIN Walisongo Semarang, Akhwal As-Syahsiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya, dan Tafsir Hadist UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
f. Bagi yang berasal dari Pendidikan Kesetaraan Paket C yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren dapat mengikuti seleksi pada program studi/jurusan pada :
- Ilmu Falak IAIN Walisongo Semarang, Akhwal As-Syahsiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya, dan Tafsir Hadist UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
- Sains dan Teknologi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (bagi santri paket C yang Tahfidz Qur’an minimal 10 juz).
g. Calon peserta PBSB yang berminat studi di UI atau ITB, diminta mengikuti test seleksi secara mandiri melalui SNMPTN dengan pilihan studi yang telah ditetapkan (lihat Lampiran 4 Daftar Pilihan Studi) sesuai dengan mekanisme, jadwal, dan tempat menurut ketentuan yang berlaku. Untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat di http://www.snmptn.ac.id
h. Keputusan yang dikeluarkan oleh Panitia Seleksi Calon Peserta PBSB adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
3. Prosedur Pengajuan
a. Kementerian Agama Pusat dan Wilayah, menginformasikan tentang Pelaksanaan Seleksi Calon Peserta PBSB Tahun 2011.
b. Pondok Pesantren menginformasikan kepada santri dan kemudian Pimpinan Pondok Pesantren menyeleksi santri berprestasi untuk diikutsertakan pada proses Seleksi Calon Peserta PBSB dan membuat Surat Pengajuan dengan format terlampir.
c. Santri Berprestasi mengajukan diri kepada Pimpinan Pondok Pesantren sebagai calon peserta seleksi
d. Masing-masing santri yang diajukan mengisi formulir pendaftaran (lihat Lampiran 4 Formulir Pendaftaran)
e. Santri menyerahkan kelengkapan pendaftaran seleksi kepada pondok pesantren yaitu :
a. Surat Pengajuan Oleh Pondok Pesantren (lihat Lampiran 2 Contoh Surat Pengajuan)
b. Formulir Pendaftaran yang telah diisi lengkap (lihat Lampiran 2 Formulir Pendaftaran)
c. Pas foto ukuran 4 x 6 cm berwarna latar belakang merah sebanyak 2 lembar
d. Salinan rapor semester I s/d V, atau Laporan Kemajuan Akademik yang berlaku, yang telah dilegalisasi (dengan menunjukkan aslinya)
e. Surat pernyataan yang telah diisi dan ditandatangani di atas kertas bermaterai (lihat Lampiran 3 Surat Pernyataan Peserta PBSB)
f. Salinan/photocopy pembayaran rekening listrik rumah orang tua 3 bulan terakhir berturut-turut. Jika memiliki meteran listrik sendiri atau belum terjangkau jaringan listrik, melampirkan Surat Keterangan yang ditandatangani oleh orang tua/wali dan aparat daerah setempat (Ketua RW atau Lurah/Kades)
f. Pondok Pesantren membuat Surat Pengajuan (lihat Lampiran 2 Contoh Surat Pengajuan) untuk masing-masing kelompok pengajuan.
g. Surat pengajuan beserta kelengkapannya disampaikan ke Kantor Wilayah Kementerian Agama yang ditunjuk.
h. Pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama akan melakukan seleksi administratif dan memutuskan nama-nama pendaftar yang berhak ikut dalam Seleksi Calon Peserta PBSB.
i. Pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama mengeluarkan daftar nama berikut nomor ujian peserta yang berhak mengikuti seleksi.
j. Peserta yang namanya tercantum, di fasilitasi oleh pondok pesantren mengambil Tanda Peserta Seleksi, dengan menunjukkan Formulir Pendaftaran, Kartu Tanda Pengenal dan Kartu Santri.
k. Santri mempersiapkan diri untuk mengikuti Seleksi Calon Peserta PBSB Tahun 2011.
l. Santri mengikuti Seleksi Calon Peserta PBSB Tahun 2011. Peserta yang dapat mengikuti proses seleksi selanjutnya adalah peserta yang telah memiliki Tanda Peserta Seleksi yang diakui, yaitu telah diberi foto dan di stempel oleh pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama, serta tercantum dalam Daftar Hadir Peserta Seleksi.
m. Bagi santri yang berminat studi pada UI atau ITB, terlebih dahulu mengikuti SNMPTN dan setelah dinyatakan lulus pada UI atau ITB sesuai dengan pilihan studi yang telah ditetapkan, kemudian melapor pada Kanwil Kemenag tempat mendaftar untuk diikutsertakan pada seleksi tahap berikutnya
n. Urutan proses pengajuan dapat dilihat dalam Bagan Pengajuan Peserta Seleksi PBSB 2011
PELAKSANAAN SELEKSI1. Jadual pelaksanaan Seleksi Calon Peserta dapat dilihat pada Lampiran 18 Jadual Pelaksanaan Seleksi.
2. Kegiatan seleksi di lokasi yang ditentukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama yang telah ditunjuk oleh Kementerian Agama RI. Adapun jadwal seleksi calon peserta PBSB adalah sebagai berikut:
07.00 – 07.30 Persiapan
07.30 – 09.30 Tes Bakat Skolastik
09.30 – 09.45 Persiapan tes berikut
09.45 – 12.15 Tes Kemampuan Akademik
12.15 – 13.30 Istirahat
13.30 – 14.30 Tes Bahasa Inggris
14.30 – 14.45 Persiapan tes berikut
14.45 – 15.45 Tes Kepesantrenan (untuk peserta dengan pilihan program studi umum)
Tes Bahasa Arab (untuk peserta dengan pilihan program studi keagamaan/IAIN Walisongo Semarang, IAIN Sunan Ampel Surabaya, dan UIN Sunan kalijaga Yogjakarta) Wawancara (khusus untuk peserta yang memilih studi di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)
3. Lokasi seleksi ditetapkan pada 33 (tigapuluh tiga) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi se-Indonesia.
4. Untuk peserta yang memilih pilihan studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim, seleksi dilaksanakan pada 6 (enam) Kantor Wilayah Kementerian Agama yang ditunjuk yaitu :
Provinsi Sumatera Selatan, untuk wilayah Pulau Sumatera
Provinsi Jawa Barat, untuk wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten
Provinsi Jawa Tengah, untuk wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta
Provinsi Jawa Timur untuk wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara
Provinsi Kalimantan Selatan, untuk wilayah Pulau Kalimantan
Provinsi Sulawesi Selatan untuk wilayah Pulau Sulawesi, Maluku dan Papua
5. Untuk peserta yang memilih pilihan studi pada UI atau ITB, setelah dinyatakan lulus melalui SNMPTN, seleksi tahap berikutnya dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Pusat Jakarta
6. Peserta wajib mematuhi Tata-Tertib yang telah ditetapkan (Lampiran 5 Tata Tertib Peserta Seleksi).
KELULUSAN
1. Sistem penetapan calon peserta PBSB pada prinsipnya didasarkan pada pertimbangan hasil tes tertulis dan wawancara. Nilai rapor peserta menjadi bahan pertimbangan untuk seleksi administratif dan bahan pertimbangan akhir apabila test beberapa peserta tidak terdapat perbedaan yang signifikan.
2. Penempatan fakultas dan program studi mahasiswa didasarkan atas nilai tes yang diperoleh, bakat dan minat (berdasarkan pilihan) serta ketentuan yang berlaku di masing-masing perguruan tinggi.
3. Khusus untuk UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, selain hasil tes tertulis kelulusan ditentukan oleh hasil pengujian Hafidz Al-Qur’an.
4. Setelah dinyatakan layak sebagai calon peserta penerima PBSB, pihak Kementerian Agama akan melakukan pemanggilan kepada peserta untuk mengikuti pre-university dan mengikuti seleksi oleh masing-masing perguruan tinggi. Ketentuan dan waktu mengenai seleksi pada perguruan tinggi akan ditentukan pada saat pelaksanaan pre-university.
5. Kecuali untuk UI dan ITB, peserta mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN Tertulis dan setelah dinyatakan lulus, peserta melapor kepada Kanwil tempat mendaftar sebagai peserta PBSB dengan membawa tanda kelulusan dari UI atau ITB. Penetapan sebagai peserta PBSB ditentukan dari hasil seleksi berkas dan wawancara yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI.
PEMBIAYAAN SELEKSI1. Biaya seleksi ditanggung oleh Kementerian Agama RI.
2. Biaya operasional pelaksanaan seleksi di daerah adalah tanggung jawab masing-masing Kanwil Kemenag
3. Komponen pembiayaan lainnya (transportasi, akomodasi, konsumsi selama tes, dan peralatan tulis) menjadi tanggungan satuan pendidikan/pondok pesantren pengirim atau orang tua/wali yang bersangkutan.
PEMBIAYAAN BEASISWA1. Selama mengikuti matrikulasi/orientasi/pre-university/bridging program, Kementerian Agama RI akan menanggung komponen pembiayaan pendidikan, akomodasi, konsumsi, uang saku, dan biaya penggantian transport dari daerah ke perguruan tinggi.
2. Kementerian Agama akan menanggung biaya pendidikan PBSB sampai yang bersangkutan menyelesaikan studi dan atau maksimal 8 (delapan) semester. Khusus prodi/jurusan/mayor Pendidikan Dokter, Kedokteran Gigi, dan Kedokteran Hewan selama 12 semester.
Adapun komponen pembiayaan tersebut terdiri atas :
a. Biaya Pendidikan (SPP).
b. Sumbangan Dana Pengembangan Akademik (SDPA)/Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) atau bentuk Dana Pengembangan Program lainnya.
c. Bantuan Biaya hidup (living cost).
d. Bantuan Tunjangan Operasional yang berupa Tunjangan Transport Lokal, Pengembangan Organisasi PBSB, dan Tunjangan Pengabdian peserta PBSB.
e. Bantuan Tunjangan Penelitian yang diberikan pada akhir program, yang digunakan untuk Praktek Kerja Lapangan (PKL), Kuliah Kerja Nyata (KKN) atau yang sejenis, serta Penelitian Tugas Akhir (Skripsi) atau yang sejenis. Besarnya bantuan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran Kementerian Agama RI.
Keterangan Lebih Lanjut Silahkan Download:
  1. Pengumuman Seleksi PBSB 2011
  2. Panduan Seleksi PBSB 2011
  3. Formulir Pendaftaran
  4. Daftar Pilihan Studi
  5. Tata Tertib Test Seleksi
  6. Probabilitas Seleksi
  7. Kartu Tanda Peserta
  8. Contoh Surat Pengajuan Pesantren
  9. Surat Pernyataan Peserta PBSB

Saturday, April 2, 2011

Leibniz – DAAD Research Fellowships, Germany

“Leibniz – DAAD Research Fellowships” is a new programme implemented by the “Leibniz Association” (Wissenschaftsgemeinschaft Gottfried Wilhelm Leibniz), and the “German Academic Exchange Service” (DAAD). The felloswhips offer highly-qualified recent foreign postdocs the opportunity to conduct special research at institutes of the Leibniz-Association in Germany.
DAAD
The DAAD is a joint organisation of Germany’s higher education instituions and is mandated to promote international academic relations, especially through exchanges of students, academics and scientist. It is the internationalisation agency of Germany higher education institutions and simultaneously serves as a “mediator organisation” in the government’s foreign policy, European policy, development policy, and higher education policy. With a total budget of almost 348 million euro in 2009 the DAAD run over 250 programmes which were predominately funded by Germany’s federal government. Further information is available on the internet at www.daad.de
Leibniz Association
The Leibniz Association is the umbrella organisation for 87 institutions conducting research or providing scientific infrastructure. Some 7,100 scientists and scholars work in the humanities and social sciences, economics, spatial and life sciences as well as in mathematics, the natural and engineering sciences and in environmental research. Altogether, more than 16,000 people are employed at Leibniz Institutes, which have an annual budget of 1,3 billion euro. Further information is available on the Internet at:http://www.leibniz-gemeinschaft.de
Offer
Leibniz-DAAD Research Fellows can do their research at one of the Leibniz-Institutes which are covered in the following (five) sections:
  • Section A: Humanities and Educational Research/ Geisteswissenschaften und Bildungsforschung
  • Section B: Economics, Social and Spatial Sciences/Wirtschaft- und Sozialwissenschaften, Raumwissenschaften
  • Section C: Life Sciences/ Lebenswissenschaften
  • Section D: Mathematics, Natural Sciences, Engineering/ Mathematik, Natur- und Ingenieurwissenschaften
  • Section E: Environmental Research/ Umweltwissenschaften Grants
Grants for Postdocs can be awarded for up to a maximum of 12 months. The grant includes:
  • a monthly instalment of 1.840,- EUR;
  • a monthly subsidy of 58 EUR for the insurance for health, accident and personal/private liability in Germany (53 EUR per month has to be covered by the fellowship holder);
  • a two-month German language course (if desired).
Application Requirements
At the time of their application, applicants for a Leibniz-DAAD Research Fellowship should
  • be able to prove their outstanding study or research achievements,
  • have completed their studies with a PhD or equivalent degree (no more than two years should have passed since graduation),
  • have an excellent knowledge of English. A knowledge of German is advantageous.
Special note for applicants from the field of medicine: A university degree is considered equivalent to the German medical practice licence, the Approbation – that is proof of at least seven years of medical training and the licence to practice medicine in the home country.
Application Papers
Application papers must always be submitted in triplicate (if you submit them to the DAAD Jakarta) or duplicate (if you submit them to the DAAD Bonn). Incomplete papers will not be processed.
To apply, please use the form “Application for Research Grants and Study Scholarships” , downloadable from http://www.daadjkt.org/download.php?f=77989700a95abb679a53b8907c9f26be&amp
To complete your application, please enclose the following papers and documents:
  • abstract of the doctoral/PhD thesis (max. 3 pages),
  • list of publications if any, complete curriculum vitae,
  • two letters of reference from senior academics from the applicants field,
  • copies of academic degree certificates,
  • recent photograph (attached to the application form),
  • proof of English language skills (TOEFL 550/213/80; IELTS: 5.5),
  • description of the research project and
  • detailed work plan and schedule.
Please note: By applying for a fellowship within the Leibniz-DAAD Research Fellowships Programme you give your consent to the DAAD to forward your documents and your personal details to Leibniz Association and its relevant institutions. The DAAD and the Leibniz Association as well as the Leibniz Institutions will not pass on your details to third parties. The DAAD regrets to be unable to consider incomplete applications.
Applications must be submitted on or before the closing date 1st June 2011
At:
DAAD Jakarta
Summitmas Bld 19th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 61-62
Jakarta 12190
Contact:
Endah C. Anggoro
Tel: (021) 5252807
Fax: (021) 5252807
E-mail: Endah@daadjkt.org
Or Closing Date: 20th June 2011
At
German Academic Exchange Service (DAAD)
Section 522
Kennedyallee 50
53175 Bonn
Postfach 20 04 04
53134 Bonn
Contact:
Ms Cordula Behrsing
Tel.: (049-228) 882-781
Fax: (049-228) 882-9781
E-Mail: behrsing@daad.de

Friday, April 1, 2011

New Zealand ASEAN Scholars Awards

New Zealand ASEAN Scholars awards empower individuals with the knowledge, skills and qualifications to contribute to economic, social and political development within ASEAN nations.
The New Zealand Government, through the New Zealand Aid Programme, provides scholarships for eligible postgraduate students from Cambodia, Indonesia, the Philippines, Lao PDR, Burma and Viet Nam to undertake development-related studies at a tertiary education institution in New Zealand.
Studying in New Zealand
New Zealand educational institutions and facilities are world class and an internationally recognised New Zealand qualification opens up new and exciting opportunities.
Benefits
Successful applicants for the New Zealand ASEAN Scholars awards are entitled to the following benefits: return air travel, full tuition fees, an establishment allowance upon arrival in New Zealand, and a living allowance to cover day to day costs. Students may also be entitled to return travel to their home country to see dependent family members under the Reunion Airfare Entitlement.
The partners of students are automatically eligible for a New Zealand work permit to allow them to work for the duration of their partner’s studies.
Application information for ASEAN Scholars
To apply for a New Zealand ASEAN Scholars awards please contact the relevant New Zealand Embassy or service provider for your home country.
Burma
New Zealand Embassy
14th Floor, M Thai Tower
All Seasons Place 87 Wireless Road
Bangkok 10330
Thailand
Tel: +66 2 254 2530
Fax: +66 2 253 9045
Email: nzembkk@loxinfo.co.th
Cambodia
IDPEducation (Cambodia) 46,
Street 214, Daun Penh
Phnom Penh, CAMBODIA
Tel: +855 23 212 113
Fax: +855 23 426 608
Email: nzds.phnompenh@idp.com
Indonesia
See the ASEAN Scholars awards Indonesia country profile [PDF 1.1MB] eligibility requirements and selection process criteria.
Development Programme Administrator
Sentral Senayan 2
10th Floor, Jl. Asia Afrika No. 8 Gelora
Bung Karno
Jakarta Pusat
Tel: +62-21-29955800
Email: Ira.Indirawati@mfat.govt.nz
Lao PDR
Vientiane College
23 Singha Road Vientiane
Lao PDR
Tel: +856 21 414873
Fax: +856 21 414346
Email: nzds@vientianecollege.com
Web: www.vientianecollege.com
Philippines
Manager – New Zealand Aid Programme
New Zealand Embassy
P.O.Box 3228
MCPO Makati
Manila
Email: nzemmanila@globelines.com.ph
Website: www.nzembassy.com/philippines
Viet Nam
See the ASEAN Scholars awards Viet Nam country portfolio [PDF 48kb] for eligibility requirements and selection process criteria.
Contact details:
Development Programme Coordinator – New Zealand ASEAN Scholars awards
New Zealand Embassy
Level 5, 63 Ly Thai To Str, Hanoi
Tel: +84-4-3 8241481
Fax: +84-4-3 8241480
E-mail: nzembassy.hanoi@mft.net.nz

Postgraduate Scholarships in Computer Science, Heriot-Watt University, UK

School of Mathematical and Computer Sciences
Department of Computer Science
Overseas Scholarships for Computer Science Postgraduate Programmes 2011 – 2012
Open to all new overseas applicants who have accepted a (un)conditional offer of a place on a full-time taught postgraduate programme in Computer Science or Information Technology for the academic year 2011-2012.
We are offering scholarships of £2,500 each (given as a non-cumulative reduction on the full overseas tuition fee payable). Criteria used for awarding scholarships will include academic merit and financial circumstances.
The form should be word processed, typewritten or completed in black ink. It should be returned by 31 May 2011 by post to Mrs June Maxwell, Room F.06, Colin Maclaurin Building, Heriot-Watt University, Edinburgh, EH14 4AS or by e-mail to J.Maxwell@hw.ac.uk.
Applicants will be informed of the outcome of their applications as soon as the decisions have been made by the Scholarship Awards Panel around the end of June.
Download form.

Beasiswa Debt Swap 5K Doktor, KEMDIKNAS, Indonesia – Jerman

Program Debt Swap Indonesia dan Jerman adalah satu-satunya program pengurangan stok utang luar negeri pemerintah Indonesia yang disepakati oleh Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Republik Federal Jerman. Dari Jumlah total debt swap yang berasal dari pemerintah Jerman, sektor pendidikan merupakan salah satu sektor yang disepakati.
Sasaran Program Debt Swap
Beasiswa debt swap diberikan kepada:
  1. Pemenang Kompetisi Sains Nasional;
  2. Pelajar Indonesia yang tinggal di Jerman dan di luar negeri;
  3. Pemenang Lomba tingkat Nasional/ Internasional, bidang Sains, Teknologi, Seni Budaya, Olahraga, dll;
  4. Lulusan Cumlaude dari Perguruan Tinggi;
Bentuk Beasiswa Debt Swap
Bentuk Beasiswa yang diberikan adalah full scholarships (biaya hidup dan SPP bila diperlukan)
Fokus Bidang Kajian Beasiswa
  1. Ekonomi dan keuangan fokus Pengentasan Kemiskinan
  2. Perubahan ikilm, linkungan dan keanekaragaman hayati
  3. Energi baru dan terbarukan, sumberdaya alam
  4. Ketahanan dan keamanan pangan
  5. Kesehatan, Penyakit Tropis, gizi dan obat-obatan
  6. Pengelolaan dan Mitigasi Bencana
  7. Integrasi Nasional dan harmonisasi sosial
  8. Otonomi daerah dan desentralisasi
  9. Seni dan Budaya/ Industri kreatif (culture technology)
  10. Infrastuktur, Transportasi dan teknologi pertahanan (Satelit)
  11. Teknologi Informasi dan komunikasi
  12. Pembangunan Manusia dan Daya Saing Bangsa
  13. Maritim, teknologi Maritim
  14. Nano Teknologi
Persyaratan
  1. Dosen yang ada dalam sistem (PNS/Non PNS), baik dari PTN maupun PTS
  2. Sarjana S-1 yang kompeten (akan diuji cobakan untuk program S-2, termasuk strategi Intake)
  3. Sarjana S-2 yang kompeten (private/pegawai) baik lulusan dari dalam negeri maupun luar negeri
  4. Juara Olimpiade internasional/nasional yang terpilih
  5. Non Dosen (dengan jurusan IT dan kelompok bidangnya, sumber dari Menkominfo dan Kementerian lainnya)
  6. Melampirkan proposal rencana usulan Disertasi
  7. Memiliki track record yang baik dalam jumlah publikasi ataupun hasil karya penelitian.
  8. Syarat IPK & TOEFL untuk mengikuti seleksi:
    S1: IPK > 3.00, TOEFL 500
    S2: IPK > 3.20, TOEFL 500
Perekrutan dan Persyaratan
  1. Standar seleksi bersama DAAD dan U2U Seleksi bersama dilakukan bagi kandidat lulusan Sarjana atau Magister/Master.
  2. Program Percepatan
    1. Program akseserasi.Mahasiswa yang ada di program akselerasi dipilih yang memiliki predikat baik di prestasi akademiknya.
    2. Program percepatan langsung doktor.Program sarjana di Indonesia berlangsung selama 4 tahun dengan skripsi/tugas akhir di semester akhir. Oleh karena itu, kurang lebih sama dengan Honours degree di sistem pendidikan Commonwealth. Yakni menyediakan mekanisme bagi lulusan sarjana berpredikat baik untuk langsung melanjutkan ke program Doktor.
    3. Program master pilihan.Para pemenang kompetisi yang telah lulus SMA dan akan melanjutkan studinya ke jenjang berikutnya serta memiliki sertifikat dari kompetesi sains yang telah diikuti, dapat mengikuti program ini. Disamping itu kandidat akan dibantu oleh Kelompok Kerja untuk mendapatkan Doktorvater.
  3. Pemenang Kompetisi Nasional
  4. Pelajar Indonesia yang tinggal di Jerman dan di luar Negeri (pelajar yang memegang paspor Indonesia baik siswa lulusan SMA/SMU di Indonesia ataupun universitas di Indonesia atau siswa yang lahir di Jerman dan tidak tinggal di Indonesia).
Kontak
Aline – aline@seamolec.org
Listya Ayu Saraswati – listyaayu@hotmail.com
Nevada Larasati Firdhani – nevada.larasati@yahoo.com
Telp: +6221 – 5739290
Website: http://ds5k.kemdiknas.go.id

Undergraduate Scholarships, Sripatum International College, Sripatum University, Thailand

Sripatum International College Scholarship Program in celebration of the 40th Anniversary of Sripatum University
Eligible Applicant :
  1. Applicant must be a citizen of the following countries and currently enrolled in College or University, or have recently completed final year of high school.
    • North America (1): USA
    • Europe (15): United Kingdom, France, Spain, Sweden, Italy, Germany, Norway,Denmark,Luxembourg, Slovakia, Russia, Switzerland, Ukraine, Turkey, Bulgaria
    • Australia: (2): Australia, New Zealand
    • ASIA (2): China, India
    • ASEAN member countries
  2. Applicant must have good academic record from accredited institution.
  3. Applicant must have a good command of written and spoken English.
  4. Applicant must be in good condition physically and mentally.
How to Apply :
  1. Application : Applicant may obtain application package from Sripatum International College (SIC) in person, or on SIC website at http://intl.spu.ac.th.
  2. Submit the completed application form including academic record (original or a certified copy by the given institution), medical form, two letters of recommendation, and etc.) to the following address:
Director : Sripatum International College (SIC)
Sripatum University
Level 8, Building 11,
61 Phaholyothin Road, Jatujak, Bangkok 10900, Thailand
e-Mail : intl@spu.ac.th
Timeline :
  1. Application must reach SIC by: April 30, 2011
  2. Successful applicant will be notified by email, and list of successful applicants will be posted on SIC website by: May 10, 2011
Programs Available (all 4 years degree) :
  1. Bachelor of Arts in International Business Communication
  2. Bachelor of Business Administration in Hotel Management
Scholarship Inclusion:
Tuition fees and Registration fees for the period of four years (scholarship will be reviewed after each academic year, based on academic performance)
Scholarship Exclusions:
  1. Accommodation
  2. Living Allowance
  3. Air Ticket
  4. Visa fees
  5. Personal expenses
  6. Medical expenses
  7. Health Insurance
  8. Other expenses that may occur
Number of scholarships available: Twenty scholarships in total
Visa :
As soon as the selection of the awardees has been made, SIC will send the “Letter of Acceptance” to each student by mail. Upon your receipt, please contact the Thai Embassy / Consulate in your country to allow them sufficient time to process your visa application. The student shall apply for the appropriate type of visa (Non-Immigration, ED type) as early as possible on their own expenses. After that please let the SIC know the results of the visa application immediately.
Contact Information :
Director : Sripatum International College
Sripatum University
Level 8, Building 11,
61 Phaholyothin Road, Jatujak, Bangkok 10900, Thailand
Tel: +66 2 – 579-1111 Ext: ext. 1017, 1018, 1303
Fax : 662 – 558 – 6868
E-mail : intl@spu.ac.th
List of required documents :
  1. Completed Application Form with photo attached
  2. Two Essays
  3. Two Letters of recommendation with contact address
  4. Completed Medical Form
  5. Original or certified copies of Transcript and Diploma
  6. Resume or brief biodata
  7. TOEFL (at least 65 for iBT) or IELTS (at least 5.5 for all bands) Or proof that English language is used for the medium of instruction for your high school education.
  8. Two additional photos (35x45cm)
Essay Topics :
Please submit a 1,000 word essay on the following title: “Why do you want to study in International Business OR Hotel management program at SIC? and What do you hope to accomplish through this program?”

Beasiswa Pascasarjana UNESCO di China

UNESCO/PR China, melalui The Great Wall Co-Sponsored Fellowship Programme 2011, menawarkan 25 penerima beasiswa studi pasca sarjana non-gelar kepada 76 negara anggota UNESCO terpilih termasuk Indonesia selama satu tahun di beberapa perguruan tinggi di Cina. Seleksi terpilih diutamakan wanita dengan persyaratan lulusan S1 atau S2, dapat berkomunikasi bahasa Inggris lisan dan tulisan, berusia tidak boleh lebih dari 45 tahun dan sehat jasmani dan rohani. Kandidat tidak diperkenankan membawa anggota keluarga dan diharuskan mematuhi prosedur penyerahan aplikasi (lampiran II). Lamaran diharapkan dapat diterima pihak UNESCO sebelum tanggal 30 Arpil 2011. Kandidat yang tidak menerima pemberitahuan setelah tanggal 31 Agustus 2011 dianggap tidak lolos seleksi.
Lamaran ditujukan kepada :
Ali Zaid, Chief of the Participation Programme and Fellowships Section, UNESCO.
7, place de Fontenoy – 75352 Paris 07 SP, France
Telp : +33 (0)1 45 68 15 12
Fax : +33 (0)1 45 68 55 03
Penerima beasiswa akan menerima fasilitas-fasilitas, a.l.:
a) Perjalanan pulang-pergi ditanggung oleh UNESCO
b) Biaya hidup bulanan sebesar Yuan China 1.700,- (bagi setingkat sarjana) atau Yuan China 2.000 (bagi setingkat master ke-atas) dari pemerintah China serta bantuan USD 150 dari UNESCO yang akan dibayarkan dalam kurs lokal.
c) Subsidi sebesar Yuan China 1.000 (satu tahun studi) atau Yuan China 1.500 (studi lebih dari satu tahun) dari Pemerintah China.
d) Biaya-biaya kuliah ditanggung Pemerintah China, a.l. pendaftaran, perkuliahan, praktik laboratorium, magang dan bahan belajar dasar (penerima beasiswa diminta untuk mengatur sendiri dengan perguruan tinggi)
e) Kamar bersama seorang mahasiswa
f) Biaya kesehatan non rawat-inap di rumah sakit pemerintah
g) Comprehensive Medical Insurance dan Protection Scheme for International Studies dari Pemerintah China
h) Biaya transportasi lokal pada saat tiba dan meninggalkan China
Girls Generation - Korean